Anggaran Penanganan Pasien Positif Covid-19 di RSUD Moh Anwar Sumenep Diduga Tidak Merata

Anggaran Penanganan Pasien Positif Covid-19 di RSUD Moh Anwar Sumenep Diduga Tidak Merata
Humas RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Arman Endika saat memberikan keterangan di ruang kerjanya (Foto/Hayat - Sinergi Madura)

SUMENEP, SINERGI MADURA - Anggaran yang digelontorkan untuk penanganan pesien positif Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Moh. Anwar (RSUDMA) Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur diduga tidak dibagi rata.

"Yang jelas kami tidak bisa melihat anggaran perorangan," kata Humas RSUDMA Sumenep, Arman Endika, Rabu (13/5/2020).

Arman mejelaskan, anggaran untuk penanganan pasien positif Covid-19 itu menyesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing pasien selama menjalani perawatan.

"Jadi, untuk anggaran kita menyesuaikan, ya. Untuk ruang isolasi beda, alat pelindung diri (APD) juga beda, jadi nggak sama," bebernya.

Namun demikian, Arman tidak memberikan perincian jumlah total anggaran kebutuhan masing-masing pasien tersebut.

"Tentunya memang ada perbedaan dari mereka yang positif. Tentu dalam hal pelayanan dan anggarannya," ujarnya.

Lebih lanjut Arman menjelaskan, saat ini, di Kota Sumekar terdapat lima orang yang dinyatakan positif terpapar Covid-19. Empat diantaranya sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit berplat merah milik Pemkab Sumenep ini.

"Dan satu pasien lagi juga sedang dirawat di salah-satu rumah sakit di Surabaya," tandasnya.


Penulis: Hayat 
Editor: Alan