Konferensi Pers Covid-19, Kapolres Deddy: Pasien Nomor 5 Berdomisili di Perumahan Ini!

Konferensi Pers Covid-19, Kapolres Deddy: Pasien Nomor 5 Berdomisili di Perumahan Ini!
KONFERENSI PERS: (Dari kiri) dr. Erliyati, dr. Andri Dwi Wahyudi, Kapolres AKBP Deddy Supriadi, Dandim 0827 Letkol Inf Ato Sudiatna (Foto/Mazdon - Sinergi Madura)

SUMENEP, SINERGI MADURA - Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Sumenep Provinsi Jawa Timur menggelar konferensi pers terkait penambahan jumlah terkonfirmasi Positif Corona di ujung timur Pulau Madura, Kamis (30/4/2020) malam.

Konferensi pers tersebut dilaksanakan di ruang Media Center Pencegahan dan Penanganan Covid-19 yang terletak di Rumah Dinas Bupati Sumenep.

Hadir memberikan keterangan Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kabupaten Sumenep AKBP Deddy Supriadi, didampingi oleh Dandim 0827 Letkol Inf Ato Sudiatna, Ketua Tim Satgas Covid-19 Sumenep dr Andri Dwi Wahyudi, dan Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) dr. Erliyati.

"Satgas Kabupaten Sumenep menginformasikan adanya penambahan salah seorang pasien yang disebut Pasien Nomor 5, terkonfirmasi Covid-19," ungkap Kapolres Deddy membuka keterangan.

Kronologi sementara, bebernya lebih lanjut, yang bersangkutan dinyatakan terpapar wabah Corona pada tanggal 22 April 2020.

Pasien Nomor 5 tersebut bertugas di Bank Jatim cabang Pragaan. Setelah dilakukan rapid test terhadap seluruh pegawainya, ternyata di antara pegawai tersebut ada yang hasil rapid test-nya reaktif.

Untuk memastikan hasil tersebut, selanjutnya dilakukan swab Covid-19 tiga hari setelahnya, yaitu pada tanggal 25 April 2020.

"Sehingga hasil swab diketahui pada sore hari ini, tanggal 30 April sekira pukul 16.30 bahwa Pasien Nomor 5 ini terkonfirmasi Covid-19," jelasnya.

Sejak diketahui hasil tesnya reaktif, kata Deddy, maka pimpinan Bank Jatim cabang Pragaan kemudian melakukan kebijakan terhadap yang bersangkutan, "harus isolasi mandiri di rumah sambil menunggu hasil swab tersebut," imbuhnya.

Selama 6 hari kerja, sambung Deddy, Pasien No. 5 ini sudah tidak melakukan aktivitas di tempatnya bertugas.

Deddy mengatakan, besok (1/5) pihaknya akan melakukan penelusuran (pressing) terhadap siapa saja yang telah berinteraksi dengan yang bersangkutan. "Tentunya dari rumah tangganya, kemudian nasabah-nasabah yang mungkin pernah berinteraksi, berikutnya lingkungan sekitar," sebutnya.

Bahkan, pihaknya mulai malam ini juga akan melakukan penanganan atau lebih tepatnya pencegahan akan kemungkinan yang tidak diinginkan.

Kapolres Deddy menerangkan, saat ini Pasien No 5 tersebut sudah diisolasi ke salah satu rumah sakit yang ada di Surabaya. Tidak disebutkan rumah sakit apa?

Ditanyakan mengenai klaster dan asalnya darimana? Kapolres Deddy menjawab, hingga saat ini pihaknya masih belum mengetahui Pasien Nomor 5 tersebut terpapar dimana. "Tapi yang jelas, Pasien Nomor 5 ini dalam keadaan sehat-sehat saja, tidak ada indikasi gejala-gejala yang dikatakan mengarah pada Covid-19," tukasnya.

Keadaan tersebut, sambung dia, sama halnya dengan kondisi Pasien No. 1 s/d No. 4 yang telah terkonfirmasi sebelumnya, bahwa yang bersangkutan tidak mengalami gejala ataupun keluhan yang mengarah kepada terindikasi Covid-19.

Disebutkan lebih lanjut, Pasien No. 5 berdomisili di salah satu perumahan di Kecamatam Kalianget. "Kemudian perumahannya adalah salah-satu perumahan di Kalimo'ok Kecamatan Kalianget," jelasnya.

"Tentunya perlakuannya nanti akan seperti pasien yang No. 1 s/d No. 4 yang lalu, itu kita lakukan physical distancing terhadap perumahan tersebut untuk membatasi ataupun mendeteksi siapa siapa saja yang pernah berinteraksi dengan Pasien No. 5 di sekitar permukimannya," tandasnya.


Mazdon - Sinergi Madura