Lagi, Angka Pasien Positif Corona di Banyuwangi Bertambah Satu Orang

Lagi, Angka Pasien Positif Corona di Banyuwangi Bertambah Satu Orang
Juru Bicara Penanganan Covid-19 dr Widji Lestariono (Rio) saat rilis online (Foto/Rendra - Sinergi Madura)

BANYUWANGI, SINERGI MADURA – Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, yang sebelumnya tercatat tiga orang, kini bertambah satu orang. Satu di antaranya sembuh dan satu lainnya meninggal. Sedangkan dua lainya masih dalam perawatan.

Informasi yang didapat dari juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono, pasien terkonfirmasi nomor 04 adalah perempuan dari Kecamatan Genteng. Pasien tersebut memiliki kontak dekat dengan pasien 02 yang meninggal pada 9 April lalu.

"Iya benar, kami sudah menerima hasilnya dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya tadi sore. Terkonfirmasi satu pasien positif asal Banyuwangi, dan sudah diumumkan langsung oleh Pemprov Jatim," kata jubir Rio akrab disapa, Rabu (6/5/2020).

Lebih lanjut Rio mengungkapkan, pasien 04 ini adalah istri dari pasien 02 Banyuwangi yang meninggal 9 April lalu. Saat pasien 02 meninggal, Dinas Kesehatan setempat langsung melakukan tracing dan rapid test kepada 40 orang yang sempat melakukan kontak dekat dengan pasien 02, salah satunya adalah istrinya.

"Saat di-rapid test awal pada tanggal 11 April lalu, 40 orang ini hasil rapid testnya menunjukkan non reaktif. Lalu kami tes ulang pada 21 April dan hasilnya satu orang reaktif, yakni beliau yang pasien 04. Lalu langsung kami lakukan uji swab, dan sore tadi hasilnya baru kami terima," jelasnya.

Rio juga menjelaskan bahwa sebelumnya pasien 04 sudah melakukan isolasi mandiri di rumahnya karena tidak mengalami gejala apapun. Pasien ini bisa digolongkan sebagai Orang tanpa Gejala atau OTG. Namun, saat ini pasien 04 tengah dirawat di RSUD Blambangan. Hari Jumat (8/5) mendatang,  petugas akan mengambil kembali hasil swab pasien 04 untuk diuji di Surabaya.


Sementara total Pasien dalam Pengawasan (PDP) di Banyuwangi saat ini berjumlah 14 orang. Dengan rincian, 10 di antaranya dinyatakan sembuh, 2 OD, dan 2 orang lagi meninggal dunia. Kemudian satu PDP tambahan, kata Rio, sekarang sedang dirawat di RSUD Blambangan. "Beliau datang dari Sulawesi," imbuhnya.

Dokter lulusan Universitas Airlangga ini berharap agar warga Banyuwangi, pada khususnya, tetap waspada dari penularan virus. Dianjurkan tidak melakukan kontak dekat dengan pasien positif. Sebab, penyebaran Covid-19 di Banyuwangi saat ini ditengarai melalui transmisi lokal.

"Adanya penularan virus dari kontak dekat keluarga, menunjukkan bahwa Banyuwangi sudah masuk daerah dengan penyebaran lewat transmisi lokal. Tidak lagi dari pendatang dari daerah terjangkit," papar Rio.

"Untuk itu, kita harus terus waspada, tapi tetap jangan panik," pungkasnya.


Penulis: Rendra
Editor: Mazdon